Browsing/Memilih Proyek yang Berpotensial

Banyak sekali pertanyaan bagaimana kita menelusuri (browsing) proyek untuk kita bid di freelancer.com / freelancer.co.id karena kenyataannya banyak proyek yang ternyata "kosong", artinya pada akhirnya dibatalkan/ditutup/diabaikan pembuat proyek. Karena pertanyaan ini berulang-ulang maka saya postingkan jawaban saya di artikel ini agar mudah dicari.

Mungkin perlu kita bahas dulu apa saja kemungkinannya sehingga si employer akhirnya membatalkan/menutup/mengabaikan sebuah proyek yang telah dipostingnya:

  1. Karena employer memang sangat sibuk sampai-sampai dia lupa pernah memposting proyek untuk mencari freelancer yang akan membantunya menyelesaikan pekerjaannya.
  2. Karena setelah dia pikir-pikir lagi setelah melihat beberapa bid yang masuk, anggaran proyek yang pasang terlalu besar, jadi dia putuskan untuk membuat proyek lain dengan anggaran yang lebih rendah. Di sini sering juga ada freelancer yang "merusak" pasaran harga dengan mengatakan bahwa dia bersedia mengerjakan proyek si employer dengan harga yang jauh lebih rendah. Ya cara ini sah-sah saja memang dalam persaingan tender, kalau memang bisa murah dan memenangkan hati employer kenapa tidak?
  3. Karena si employer ternyata hanya ingin membandingkan harga dan melihat respon para freelancer terhadap proyek yang dia perlukan.
  4. Karena yang memposting proyek adalah sebenarnya seorang freelancer yang mencari kerjaan juga, tapi dia salah mengerti dan pada sebuah proyek yg ingin dia bid, bukannya mengeklik tombol "BID" tapi dia justru mengeklik tombol "POST A PROJECT LIKE THIS" atau "BUAT PROYEK SEPERTI INI" dimana tombol ini membuat dia mempostingkan PROYEK DUPLIKASI.
  5. Karena yang memposting proyek punya tujuan tidak baik seperti ingin sekedar mengumpulkan work sample (yg bisa dia gunakan utk membid proyek lain) atau mencari para newbie untuk mengerjakan proyek captcha, atau ingin menipu para freelancer baru dengan berbagai modus.
  6. Karena si employer sudah mendapatkan freelancer lain dan membuka proyek lain khusus untuk freelancer tersebut.
  7. Kemungkinan terakhir adalah dia menggunakan fitur tombol HIRE ME / Pekerjakan Saya / Rekrut Saya dr halaman profil kita, dan ternyata dia juga mau mencari pekerjaan bukan ingin menawarkan pekerjaan.
Jadi, jangan heran kalau kita bid proyek tapi tidak ada respon dari si pemilik proyek. Untuk itu karena waktu dan jatah bid kita terbatas, maka kita harus bisa mengetahui ciri-ciri proyek yang benar-benar potensial menghasilkan bayaran dan membentuk reputasi kita.


Berikut adalah tips saya mencari proyek menurut pengalaman saya selama ini:

  1. Lihat badge verifikasi pembayaran si employer, kalo hijau berarti Ok, kalo putih berarti hati-hati (karena ini bisa jadi employer palsu atau memang dia user yg benar2 baru bergabung).
  2. Baca deskripsi proyeknya, employer yg serius selalu menulis keperluannya dengan jelas (ada url, ada attachment, target akhir jelas dengan menyebutkan apa yang sementara dia punya), meskipun mungkin itu hanya singkat (hanya beberapa kalimat). Deskripsi proyek yg panjang dan detail pun belum tentu employernya baik (karena bisa saja cuma copy-pasting).
  3. Ekstra hati-hati untuk employer yang 0 review/ulasan, tp bukan berarti pasti tidak bisa dipercaya, namun utk newbie saya tidak menyarankan utk bid di proyek employer spt ini, karena dia sudah pasti akun baru, atau orang lama tapi membuat akun baru dengan tujuan yg pasti tidak baik, mungkin hanya coba-coba atau sekedar mau minta sample atau sekedar ingin men- cek harga bid, atau mungkin ingin menipu freelancer baru, dll.
    Contoh Proyek yang Potensial
  4. Tidak perlu cape-cape mem-bid proyek yg menyebutkan data entry dari sekumpulan image/gambar berbentuk huruf atau angka (ini captcha), lewatkan saja, cari yg lain, ini sdh pasti tidak berakhir baik dan pasti hanya menipu.
  5. Hindari employer dengan bintang yang tidak full atau tidak punya bintang sama sekali, kecuali dia memenuhi syarat no.1-4 di atas. 
Contoh employer yang Tidak OK!

No comments:

Post a Comment