Bagaimana memenangkan lelang (& mendapatkan banyak uang) melalui Freelancer.co.id

Saya akan jujur : memenangkan sebuah lelang/penawaran kerja di Freelancer.co.id tidak mudah.

Namun, jika Anda tahu apa yang harus dilakukan dan Anda terus melakukannya sesering mungkin, Anda akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk memenangkan banyak proyek serta mendapatkan uang lebih banyak dibanding teman-teman Anda yang hanya bekerja kantoran.

Tidak cukup hanya dengan Anda memiliki keahlian – seperti bagaimana Anda berusaha mengesankan employer ketika melamar pekerjaan dalam kehidupan nyata, Anda juga sebaiknya dapat menarik perhatian Employer di Freelancer.co.id. Ini caranya :

1. Percantik Halaman Profil Anda dalam site ini. 
Pasang sebuah foto profil yang menunjukan siapa Anda. Jangan mengosongkan foto profil - employer selalu curiga terhadap halaman profil yang kosong tanpa foto!

Lengkapi semua isian - headings, sub-headings, seperti juga semua deskripsi yang dapat menggambarkan kapasitas bekerja Anda dalam proyek berkaitan. Buatlah sesingkat mungkin, namun sangat informatif : jangan membuat employer Anda membaca terlalu banyak hal-hal tidak penting – ingatlah Anda berhubungan dengan orang-orang yang tidak memiliki banyak waktu. Deskripsi sebaiknya menunjukan kepercayaan diri Anda dengan keahlian yang Anda miliki – tapi jangan melebih-lebihkan. Pada akhirnya, employer mencari freelancer yang dapat dipercaya dan jujur/bisa diandalkan – bukan seseorang yang berbohong tentang dirinya (dan berakhir dengan tidak dapat mengerjakan pekerjaan yang dibebankan.)

Jika Anda memiliki uang lebih sedikit, ambillah sertifikasi dan ujian yang disediakan oleh Freelancer.co.id. Lencana yang Anda dapatkan untuk setiap ujian yang bisa Anda selesaikan akan sangat membantu employer dalam menilai kemampuan Anda. Paling tidak, Anda sebaiknya mengambil Freelancer General Orientation Exam, sehingga Anda dapat memahami lebih baik bagaimana site ini bekerja – serta Anda dapat sepenuhnya menjawab pertanyaan-pertanyaan dari employer Anda, yang mungkin juga pengguna yang baru masuk ke site ini.

Sebagai Freelancer, Anda harus satu langkah lebih tahu dibanding Employer Anda berkaitan dengan pemahaman bagaimana Freelancer.co.id bekerja. Karena bagaimanapun juga, Anda adalah pihak yang memberikan pelayanan/service.

Sebagai contoh klik di sini danielgpratidya

2. Pastikan untuk menelusuri site ini mencari proyek yang sesuai dengan keahlian Anda. 
Jangan menunggu pengumuman lowongan pekerjaan yang dikirimkan lewat email oleh Freelancer.co.id – ini mungkin akan terlambat, dan Anda akan melihat bagaimana orang lain banyak yang sudah mulai bidding terlebih dulu dibanding Anda, terutama untuk proyek-proyek yang mudah dan sederhana.

Lebih baik memasukkan penawaran lebih cepat – jika memungkinkan, tawar sesegera mungkin sesaat setelah proyek di post dalam site ini. Tapi pastikan Anda mengerti dengan jelas proyeknya, karena Freelancer yang cerdik lebih disukai oleh Employer.

3. Bicara dan menulis dalam Bahasa Inggris dengan baik. 
Tidak perlu sempurna (kecuali Anda memasukkan penawaran untuk proyek-proyek yang menuntut Anda bisa berbicara Bahasa Inggris dengan sangat baik), namun Anda paling tidak bisa berbicara dan menulis sedikit dalam bahasa Inggris yang pantas ketika bidding atau menyelesaikan proyek untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman!

Berikut adalah beberapa tip ketika bidding untuk sebuah proyek :


1. Tentukan Harga Proyek.
Pemahaman yang jelas terhadap deskripsi sebuah proyek akan sangat membantu Anda dalam menentukan nilai/harga proyek Anda. Deskripsi pekerjaan yang panjang tidak berarti pekerjaan yang diminta sulit – bahkan mungkin pekerjaan yang diminta lebih mudah dalam pengerjaannya! Kebanyakan orang melakukan penawaran dengan harga yang lebih mahal karena panjangnya deskripsi proyek bersangkutan. Saya selalu memenangkan proyek-proyek semacam ini karena saya mengerti apa yang dibutuhkan Employer dalam pekerjaan tersebut sebenarnya tidak terlalu sulit, sehingga saya bisa menawar dengan harga lebih rendah dibanding orang lain.

Dibanding menentukan harga berdasarkan panjangnya deskripsi proyek, lebih baik menentukan harga berdasarkan lamanya waktu yang Anda pikir dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Tentu saja bagaimana Anda menentukan harga dan kapasitas Anda tergantung pada bagaimana Anda menilai keahlian Anda. Tapi ingatlah, jika Anda melakukan bidding dengan harga tinggi, Anda harus meyakinkan Employer bahwa kualitas pekerjaan Anda pantas dengan harga yang Anda tawarkan. Kata-kata saja tidak akan cukup : Anda sebaiknya menunjukkan sampel pekerjaan Anda kepada Employer. (Jika Anda ingin mulai mengerjakan proyek hanya untuk membuktikan bahwa Anda bisa mengerjakan proyek tersebut, berhati-hatilah untuk tidak memberikan seluruh hasil pekerjaan Anda sebelum Employer membuat Milestone Payment dalam sistem yang tersedia dalam site ini untuk menjamin pembayaran dari Employer.)

Jika Anda melihat banyak orang menawar dengan harga lebih rendah setelah Anda memasukkan penawaran, cek ulang apakah Anda memahami betul deskripsi pekerjaan yang diminta serta ubahlah dengan harga yang lebih rendah (jika diperlukan.)

Jangan menawar dengan harga lebih rendah dari usaha dan waktu yang Anda harus habiskan untuk mengerjakan proyek tersebut, karena walaupun kemudian Anda memenangkan proyek tersebut, Anda akan merasa kecewa dan putus asa telah mengerjakan proyek yang menghabiskan usaha dan waktu Anda lebih banyak dari bayaran yang Anda terima.


2. Gunakan fitur Sponsored Bid di Freelancer.co.id.
Ketika angka reputasi saya masih rendah waktu saya baru gabung pertama kali dengan freelancer.co.id, saya selalu menawar di harga lebih rendah – bahkan terkadang berada di urutan terakhir dari daftar mereka yang memasukkan penawaran untuk proyek tersebut. Namun, dengan menggunakan fitur Sponsored Bid di dalam site freelancer.co.id yang biayanya sekitar US $1 (= IDR 9,500), tawaran saya tersebut akan langsung berada di daftar teratas.

Sebelum diberi Sponsor,  saya di no. 4

Pasang Sponsor Bid

Saya sekarang di paling atas







Menggunakan fitur ini sangat penting karena tawaran Anda akan lebih diperhatikan oleh Employer. Hasilnya...


Berhasil Dimenangkan!

3. Tunjukan Keahlian Anda.
Ketika Employer memberikan respon kepada Anda, jangan sia-siakan kesempatan tersebut untuk menunjukan kemampuan Anda. Tunjukan kepada mereka contoh/sample pekerjaan Anda yang bisa memperlihatkan bagaimana Anda mengerti deskripsi pekerjaan yang diberikan serta Anda memiki kemampuan untuk menyelesaikan proyek dari Employer bersangkutan.

 Jangan melebih-lebihkan. Jujurlah dengan bagaimana Anda akan mengerjakan proyek tersebut. Jika Anda tidak bisa mengerjakan beberapa hal, Googling dulu sebelum menjawab pertanyaan mereka.
  Jangan menyerah pada hal-hal yang Anda belum mengerti dengan baik. Ingatlah, Internet adalah cara terbaik untuk mencari tahu dan belajar lebih banyak.
Jujurlah menyebutkan berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Jika diperlukan, tambahkan 25% lebih lama dari waktu sebenarnya yang Anda perlukan – KECUALI Anda sangat yakin Anda dapat mengerjakannya dengan lebih cepat. Employer akan lebih mengerti mengapa Anda butuh waktu lebih lama untuk mengerjakan proyek bersangkutan jika mereka merasa bahwa Anda sudah benar-benar memahami detail pekerjaan dan apa yang diinginkan dari proyek tersebut.

Mengatakan bahwa Anda dapat menyelesaikan proyek dengan lebih cepat tidak akan mengesankan Employer. Bahkan, beberapa Employer akan curiga bahwa kita tidak benar-benar memahami apa yang mereka inginkan untuk proyek tersebut. Kebanyakan Employer lebih menyukai kualitas pekerjaan dibandingkan berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk menyelesaikan proyek tersebut.

4. Pastikan bahwa Anda memahami semua yang diinginkan Employer.


  Pastikan tidak ada kesalahpahaman antara Anda dengan Employer Anda, karena hal ini akan menimbulkan persengketaan di kemudian hari yang akan merusak reputasi Anda. Reputasi Anda adalah bekal terbaik yang dibutuhkan untuk memenangkan lelang/penawaran.
  Tanyakan lebih banyak pertanyaan jika Anda kurang memahami beberapa point dalam deskripsi proyek. Mereka akan lebih menghargai minat Anda terhadap detail proyek serta akan membimbing Anda sampai Anda mengerti. Namun, jangan malas untuk melakukan riset dengan Googling terlebih dahulu mencari jawabannya, karena mereka bisa berasumsi Anda tidak cukup memiliki kapabilitas mengerjakan proyek tersebut karena pertanyaan-pertanyaan tidak relevan yang Anda tanyakan.
   Simpulkan apa yang telah Anda mengerti secara detail dan minta persetujuan kepada mereka – kemudian tunggu respon dari mereka.

5. Pastikan mereka telah membuat milestone payment dalam sistem yang disediakan site ini sebelum Anda mulai mengerjakan proyek mereka.


Ingatkan mereka dengan sopan untuk membuat Milestone Payment. Anda bisa mendorong mereka melakukan hal itu dengan kata-kata seperti :
aHi, I know you’re busy and I’m sorry to bother you, but I haven’t seen you create a Milestone Payment for this project yet.
bHi, could you set the Milestone Payment please before I continue?
c.  Thanks for awarding me this project. I will accept this once I see you’ve set the Milestone Payment for this project.

  Lebih baik tidak buru-buru menerima proyek sebelum Anda melihat Employer membuat Milestone Payment dalam site ini. Anda sebaiknya selalu meminta mereka membuat Milestone Payment terlebih dulu. Jangan bekerja untuk seseorang yang tidak ingin membuat milestone payment dalam site KECUALI Anda sudah mengenal Employer dan/atau Anda pernah bekerja dengan Employer yang sama untuk lebih dari 3 proyek.

   Untuk memberi petunjuk terhadap berapa prosentase pembayaran dimuka yang sebaiknya diminta, ini beberapa yang bisa dijadikan acuan :

a. Jika nilai proyek antara US$30-$100, Anda sebaiknya meminta 100% milestone payment karena hal ini menunjukkan kepada Employer bahwa Anda serius menyelesaikan pekerjaan tersebut.

b. Jika nilai proyek antara US$100 - $250, Anda sebaiknya meminta 50% milestone payment karena untuk harga yang lebih tinggi, Employer akan lebih hati-hati mengingat kondisi kemungkinan mereka tidak bisa menarik uang mereka kembali dengan mudah. (Namun, untuk beberapa Employer, pembayaran dimuka 100% bukan masalah.)

c. Untuk proyek besar dengan nilai di atas US$250, bisanya akan lebih banyak membutuhkan waktu Anda untuk menyelesaikan proyek tersebut – sehingga Anda tidak perlu meminta lebih dari 25% milestone payment. 10% sudah cukup. Laporkan saja perkembangan pengerjaan proyek, dan minta Employer melakukan Milestone Payment berikutnya setelah yang pertama dibayarkan sehingga Anda dapat melanjutkan pengerjaan proyek ke tahap selanjutnya.


  • Selama ada Milestone Payment untuk proyek Anda, Anda akan aman. Dan seandainya dibutuhkan di kemudian hari, Anda dapat menggunakan Dispute Service yang disediakan Freelancer.co.id untuk menyelesaikan masalah pembayaran.

6. Tips terakhir dari saya yang merupakan senjata rahasia (melibatkan kerja keras dan pengorbanan)

Cepat selesaikan 50% dari pekerjaan sebelum mulai melakukan penawaran, sehingga Employer dapat menilai keahlian/kemampuan kita lebih cepat.

Setelah mempersiapkan contoh/sample pekerjaan, sering-seringlah refresh halaman proyek – terutama jika Employer saat itu sedang online. Cek apakah Employer sudah memberikan proyek kepada orang lain. Jika ya, lebih baik tinggalkan dan segera berburu proyek yang lain.

Ketika Anda siap untuk memasukan penawaran, jangan lupa lampirkan contoh/sample pekerjaan dan katakanlah :
a. I have done your project, please check and test. It’s available in pmb
b. You don’t have to wait too long anymore, please find my work in pmb.
c. I am almost done, let’s discuss this in further detail.

Ada banyak lagi hal-hal teknis lainnya yang Anda akan temukan sendiri, tapi menurut saya point-point di atas sudah cukup. Cara terbaik adalah mencoba sendiri dan menemukan cara yang paling pas.

Semoga ini dapat menginspirasi teman-teman di seluruh Indonesia!


Excel Programmer
Daniel G Pratidya
User dari Freelancer.co.id di Jakarta, Indonesia